Rabu, 10 November 2010

KONSEP PERILAKU KONSUMEN

Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for, purchasing, using, evaluating, and disposing of products, services, and ideas they expect will satisfy they needs”. Pengertian tersebut berarti perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.

Selain itu perilku konsumen menurut Loudon dan Della Bitta (1993) adalah: “Consumer behavior may be defined as the decision process and physical activity individuals engage in when evaluating, acquiring, using, or disposing of goods and services”. Dapat dijelaskan perilaku konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan, menggunakan, atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa.

Menurut Ebert dan Griffin (1995) consumer behavior dijelaskan sebagai: “the various facets of the decision of the decision process by which customers come to purchase and consume a product”. Dapat dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi.
Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN

Faktor-faktor internal :
Faktor-faktor yang termasuk ke dalam faktor internal adalah motivasi, persepsi, sikap, gaya hidup, kepribadian dan belajar. Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang bersumber dari pengalaman. Seringkali perilaku manusia diperoleh dari mempelajari sesuatu.

1. Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.

2. Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.

3. Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.

4. Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.

5. Pembelajaran (learning) merupakan proses belajar yang dilakukan seseorang setelah membeli produk tersebut dengan melihat apakah produk tersebut memiliki kegunaan dan akan dijadikan sebagai alternatif dalam pembelian selanjutnya.

Faktor Eksternal
Faktor eksternal merupakan faktor yang meliputi pengaruh keluarga, kelas sosial, kebudayaan, marketing strategy, dan kelompok referensi. Kelompok referensi merupakan kelompok yang memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung pada sikap dan prilaku konsumen. Kelompok referensi mempengaruhi perilaku seseorang dalam pembelian dan sering dijadikan pedoman oleh konsumen dalam bertingkah laku.

• Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan pengaruh paling luas dan dalam pada perilaku konsumen.
Perusahaan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas sosial pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.
Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, area geografis. Banyak subbudaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar sering kali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Kelas-kelas sosial adalah masyarakat yang relatif permanen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat, yang tersusun secara hierarki dan keanggotaannya mempunyai nilai, minat dan perilaku yang serupa. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal, seperti pendapatan, tetapi diukur dari kombinasi pendapatan, pekerjaan, pendidikan, kekayaan dan variable lain.


• Faktor Sosial

Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor sosial, seperti kelompok kecil, keluarga serta peranan dan status sosial konsumen. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak kelompok kecil. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung. Definisi kelompok adalah dua orang atau lebih yang berinteraksi untuk mencapai sasaran individu atau bersama.
Keluarga dapat pempengaruhi perilaku pembelian. Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. Keputusan pembelian keluarga, tergantung pada produk, iklan dan situasi.
Seseorang umumnya berpartisipasi dalam kelompok selama hidupnya-keluarga, klub, organisasi. Posisi seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran dan status. Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikan oleh masyarakat.

• Faktor Pribadi
Keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahapan daur hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri pembeli.
Konsumsi seseorang juga dibentuk oleh tahapan siklus hidup keluarga. Beberapa penelitian terakhir telah mengidentifikasi tahapan-tahapan dalam siklus hidup psikologis. Orang-orang dewasa biasanya mengalami perubahan atau transformasi tertentu pada saat mereka menjalani hidupnya. Pekerjaan mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok-kelompok pekerja yang memiliki minat di atas rata-rata terhadap produk dan jasa tertentu.
Situasi ekonomi seseorang akan mempengaruhi pemilihan produk. Situasi ekonomi seseorang terdiri dari pendapatan yang dapat dibelanjakan (tingkatnya, stabilitasnya, dan polanya), tabungan dan hartanya (termasuk presentase yang mudah dijadikan uang ).
Gaya hidup seseorang adalah pola hidup di dunia yang diekspresikan oleh kegiatan, minat dan pendapat seseorang. Gaya hidup menggambarkan “seseorang secara keseluruhan” yang berinteraksi dengan lingkungan. Gaya hidup juga mencerminkan sesuatu dibalik kelas sosial seseorang.
Kepribadian adalah karakteristik psikologis yang berada dari setiap orang yang memandang responnya terhadap lingkungan yang relatif konsisten. Kepribadian dapat merupakan suatu variabel yang sangat berguna dalam menganalisa perilaku konsumen. Bila jenis- jenis kepribadian dapat diklasifikasikan dan memiliki korelasi yang kuat antara jenis-jenis kepribadian tersebut dengan berbagai pilihan produk atau merek.

• Faktor Psikologis
Pemilihan barang yang dibeli seseorang lebih lanjut dipengaruhi oleh empat faktor psikologis, yaitu motivasi, persepsi, pengetahuan serta kepercayaan.
Motivasi merupakan kebutuhan yang cukup menekan untuk mengarahkan seseorang mencari cara untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Beberapa kebutuhan bersifat biogenik, kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan fisiologis tertentu, seperti rasa lapar, rasa haus, rasa tidak nyaman. Sedangkan kebutuhan-kebutuhan lain bersifat psikogenik yaitu kebutuhan yang timbul dari keadaan fisologis tertentu, seperti kebutuhan untuk diakui, kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima.
Persepsi didefinisikan sebagai proses dimana seseorang memilih, mengorganisasikan, mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini. Orang dapat memiliki persepsi yang berbeda-beda dari objek yang sama karena adanya tiga proses persepsi:
• Perhatian yang selektif
• Gangguan yang selektif
• Mengingat kembali yang selektif
Pembelajaran menjelaskan perubahan dalam perilaku seseorang yang timbul dari pengalaman. Sedang kepercayaan merupakan suatu pemikiran deskriptif yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu.

• Faktor Marketing Strategy

Merupakan variabel dimana pemasar mengendalikan usahanya dalam memberitahu dan mempengaruhi konsumen. Variabel-variabelnya adalah
(1) Barang,
(2) Harga,
(3) Periklanan dan
(4) Distribusi yang mendorong konsumen dalam proses pengambilan keputusan.
Pemasar harus mengumpulkan informasi dari konsumen untuk evaluasi kesempatan utama pemasaran dalam pengembangan pemasaran. Kebutuhan ini digambarkan dengan garis panah dua arah antara strategi pemasaran dan keputusan konsumen dalam gambar 1.1 penelitian pemasaran memberikan informasi kepada organisasi pemasaran mengenai kebutuhan konsumen, persepsi tentang karakteristik merek, dan sikap terhadap pilihan merek.
Strategi pemasaran kemudian dikembangkan dan diarahkan kepada konsumen. Ketika konsumen telah mengambil keputusan kemudian evaluasi pembelian masa lalu, digambarkan sebagai umpan balik kepada konsumen individu. Selama evaluasi, konsumen akan belajar dari pengalaman dan pola pengumpulan informasi mungkin berubah, evaluasi merek, dan pemilihan merek. Pengalamn konsumsi secara langsung akan berpengaruh apakah konsumen akan membeli merek yang sama lagi.
Panah umpan balik mengarah kembali kepada organisasi pemasaran. Pemasar akan mengiikuti rensponsi konsumen dalam bentuk saham pasar dan data penjualan. Tetapi informasi ini tidak menceritakan kepada pemasar tentang mengapa konsumen membeli atau informasi tentang kekuatan dan kelemahan dari merek pemasar secara relatif terhadap saingan. Karena itu penelitian pemasaran diperlukan pada tahap ini untuk menentukan reaksi konsumen terhadap merek dan kecenderungan pembelian dimasa yang akan datang. Informasi ini mengarahkan pada manajemen untuk merumuskan kembali strategi pemasaran kearah pemenuhan kebutuhan konsumen yang lebih baik.

Proses pengambilan keputusan pembelian
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni :
1. Pengenalan masalah (problem recognition). Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli.
2. Pencarian informasi (information source). Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal).
3. Mengevaluasi alternatif (alternative evaluation). Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.
4. Keputusan pembelian (purchase decision). Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.
5. Evaluasi pasca pembelian (post-purchase evaluation) merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut di masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen di masa depan.

Refrensi :
• Anonim. Teori Perilaku Konsumen. digilib.petra.ac.id. Diakses 18 Agustus 2008.
• Hamidah. Perilaku Konsumen Dan Tindakan Pemasaran. library.usu.ac.id. Diakses 18 Agustus 2008.
• Wijayanti, Ani S. Pentingnya Perilaku Konsumen Dalam Menciptakan Iklan Yang Efektif . puslit.petra.ac.id. Diakses 18 Agustus 2008.
• Wikipedia

Rabu, 14 April 2010

PT. NUSA ABDI DIAN
Jl. Cinta Mulya 101 blok D3
Jakarta Barat

Renting heavy equipment as follows:



1. Komatshu Excavator PC200 Rp. 250,000 -/HM
2. Hitachi Bulldozer D85 Rp. 250,000 -/HM
3. Vibro Komatshu SV500 USD. 250,000 -/HM


Price does not include:
Mobilization - Demobilization
Value Added Tax
Petrol
Premium Plans


CP: 021-93292509 (Nufzah)

Ikhlas

Suatu saat ada seseorang bertamu ke rumah orang kaya, betapa kayanya orang itu dan betapa banyaknya harta orang tersebut. Dan ketika ia bertamu ia disediakan makanan yang sangat lezat dan banyak. Dia disediakan se-ekor kambing yang siap disantap dengan berbagai menu. Dan esok harinya orang tersebut bertamu lagi, ia pun diterima dengan baik dan diberi makanan yang sama seperti kemarin “Betapa dermawannya engkau, Apakah ada yang lebih dermawan dari engkau” Tanya seorang tamu. Lantas pemilik rumah pun menjawab “Ada, dia adalah kakak ku.” Dimana kakak mu tinggal, tanya tamu dan pemilik rumah itu pun memberitahukan dimana kakaknya tinggal.
Ke esokan harinya tamu tersebut pergi ke rumah kakaknya yang diberitahukan adiknya. Ketika sampai dirumahnya tamu tersebut hanya disediakan sepotong roti, Tamu itu pun heran karena didalam bayanganya dia akan disediakan lebih dari pada ketika dia bertamu di rumah adiknya ternyata dirumah kakaknya dia hanya disediakan sepotong roti lantas tamu tersebut berkata “sesungguhnya aku kesini karena diberitahukan oleh adik-mu bahwa kau lebih dermawan dari dirinya, lantas kenapa aku disini hanya disediakan sepotong roti sedangkan adikmu menyembelihkan/menyediakan aku se-ekor kambing”. Lantas pemilik rumah pun menjawab “apakah aku kurang dermawan aku beri kau sepotong roti karena hanya itu yang aku punya, aku dan anak istri-ku belum makan aku ikhlas memberikan semuanya untuk-mu, sedangkan adik-ku yang memiliki ratusan ekor kambing hanya memberi satu ekor saja.”
Sesungguhnya kita beramal itu harus ikhlas dengan apa yang kita miliki. Apa yang kita punya kita berikan dengan ikhlas. Jangan dilihat dari seberapa besar dan seberapa banyak kita meberikan sesuatu, namun seberapa besar ke-ikhlasan kita dalam memberikan sesuatu. Percuma kita memilki harta yang banyak namun kita memberikannya hanya sebagian kecil dari apa yang kita punya.

Ajaran Rasullulah “Menghormati Agama Lain”

Betapa indahnya perilaku Rasulullah SAW (Nabi Muhammad SAW) yang beliau ajarkan tentang rasa kasih sayang antar umat beragama. Pada suatu hari ada seorang yahudi yang bertamu ke rumah Rasulullah dan beliau menyambutnya dengan baik, beliau tidak menolak seorang yahudi tersebut karena orang tersebut bukan orang Islam namun beliau menerimanya dengan baik dan menghormatinya sebagai tamu.
Dan ketika itu orang yahudi tersebut meminta untuk menginap di rumah Nabi Muhammad SAW dan Beliau mengizinkannya. Saat bersama Nabi Muhammad orang yahudi itu makan bareng bersama Rasullah, bahkan tidurnya pun bersama beliau, betapa indapnya beliau memuliakan seorang tamu meskipun tamu tersebut bukan seorang muslim, itu perilaku yang beliau ajarkan tentang rasa hormat menghormati antar umat beragama yang sesungguhnya dalam agama Islam.
Suatu ketika orang yahudi itu tidak menginap di rumah Rasulullah dan beliau bertanya kepada sahabatnya, kemana orang yahudi itu, ia tidak lagi ke rumah-ku, dan mengapa ia tidak menginap di rumah-ku, Apakah ia marah kepada-ku.? Apa salah-ku sehingga ia tidak lagi ke-rumah ku dan tidak menginap lagi di rumah-ku.? Seorang sahabat Rasulullah yang mengetahui hal itu pun memberitahu bahwa orang yahudi itu sedang sakit di rumahnya. Lantas beliau langsung mengunjungi orang yahudi tersebut untuk menjenguknya. Saat di rumahnya beliau menemui orang yahudi tersebut ia sedang mengalami sakaratul-maut.
Mengetahui hal tersebut beliau pun menuntun orang yahudi tersebut untuk mengucapkan dua kalimat syahadat “ Laillahaillallah Muhammadar rasulullah” namun orang tersebut melihat ke arah ayahnya dia ragu untuk mengikutinya dia takut ayahnya marah padanya. Namun ayahnya yang mengetahui perilaku Rasulullah saat anaknya menginap di rumah beliau, ayahnya memerintahkan anaknya untuk mengikutinya. Ikutilah ia wahai anakku ikutilah dia sesungguhnya dia itu orang yang baik dia itu membawa kebaikan dia tidak akan menyesatkanmu” kata ayahnya.
Anaknya pun mengucapkan dua kalimat syahadat yang diperintahkan Nabi Muhammad SAW dan kemudian ia meninggal dunia. Nabi Muhammad SAW pun tersenyum karena orang yang pernah menginap di rumah beliau telah meninggal dalam keadaan agama Islam karena ia telah mengucapkan dua kalimat syahadat. Betapa indahnya perilaku beliau dalam menyebarkan agama Islam dan dalam ajaran tentang rasa menghormati agama lain.

Amarah…

Ada seorang anak yang sedang marah. Jika amarah anak itu terbakar maka dia meluapkan amrahnya dangan segala hal. Suatu hari ayahnya memberikan sebuah palu dan paku kepada anaknya. Ayahnya memerintahkan kepada anaknya jika setiap kali kau marah maka tancapkanlah paku ini pada sebuah kayu setiap kali kau marah kau tancapkan satu paku pada pohon tersebut.
Setelah satu minggu pohon itu begitu banyak paku yang tertancap di pohon tersebut. Ayahnya berkata kepada anaknya coba kau lihat kondisi pohon itu betapa buruknya pohon itu akibat paku yang kau tancapkan lantas anak itu berkata apa yang harus aku lakukan. Ayahnya menyuruh anak itu bersabarlah kau jika sedang marah. Maka ayahnya memerintahkan anak itu jika ia sedang marah dan ia dapat menahan amarahnya maka cabutlah satu paku yang ada dipohon itu setiap kali kau menahan marah…
Suatu saat anaknya itu sudah dapat menahan amarahnya dan dari hasil itu terbukti di pohon tersebut sudah tidak ada paku lagi… dan ayahnya pun tersenyum dan berkata kepada anaknya ternyata kau sudah dapat menahan amarahmu, Tetapi coba kau lihat pohon tersebut terdapat bekas paku yang kau tancapkan apakah itu dapat hilang dan mulus seperti semula sebelum kau menancapkan paku…
Betapa dalamnya luka yang kau perbuat saat kau meluapkan amarah mu kepada seseorang dan akibat amarahmu kau meninggalkan luka yang tidak dapat hilang meskipun kau sudah meminta maaf, luka itu masih membekas di dalam hati, maka betapa indahnya jika kau dapat menahan amarahmu dan kau dapat memaafkan seseorang sehingga kau tidak menyababkan luka pada hati seseorang. Bagaimana perasaanmu jika kau mengalami hal seperti itu betapa perihnya hatimu jika kau disakiti seseorang maka janganlah kau menyakitinya kau tahan amarahmu walaupun itu berat.

Rabu, 07 April 2010

Nilai Yang Tak Pernah Berubah

Suatu saat, seorang professor yang juga pembicara seminar terkemuka memulai pembicaraanya dengan memegang selembar uang kertas 20 dolar. Ia lalu bertanya kepada sekitar 200 peserta seminar.

“ Apa nama kertas ini dan apakah ini bernilai, Tanya Profesor.??

“ Seorang peserta seminar mengangkat tangan dan menjawab, itu uang kertas bernilai 20 dolar. Bisa digunakan dipasar internasional ataupun nasional untuk ditukar dengan sesuatu yang nilainya 20 dolar.”

Sesudah mendengar jawaban dari seorang peserta, professor itu lalu meletakan uang kertas tersebut ditelapak tangan dan meremasnya sampai membentuk gumpalan kertas. Sesudah itu, ia membuka lipatan dan berusaha membuat uang kertas itu lurus dan licin kembali namun gagal.

“Dengan bentuk seperti ini, apakah anda masih bisa menggunakannya senilai yang tertulis di uang kertas ini, Tanya Profesor.?

“ Ya,” Jawab para peserta seminar serentak.

“ Baiklah. Rupanya yang saya lakukan masih belum cukup, bagaimana dengan ini.?? Tanyanya sambil menjatuhkan uang kertas tersebut ke lantai, menginjak-injak dan menggilas uang tersebut dengan sepatunya. Sesudah itu, ia mengambil kembali uang kertas tersebut yang kini jadi kumal, kotor dan nyaris tak bisa dikenali dari jauh.

“ Sekarang, dengan rupa seperti ini apakah uang ini masih bisa dipakai untuk dibelanjakan sesuai yang tertuli.? Tanya Professor.

Beberapa peserta mengangkat tangan, “ Saya pikir, nilai uang ini masih sama, “jawab seorang peserta”

“ Uang ini tetap bernilai 20 dolar, kata peserta lainnya, semua orang setuju.

“ Hadirin sekalian, latihan ini memberi kita pelajaran yang sangat berharga. Sebagian dari anda mungkin mengira, saya bisa merubah bentuk, mengotori, merusak dan mengubah uang ini selama proses tersebut.

“ Tapi, apapun yang saya lakukan terhadap uang kertas ini, anda semua berpendapat sama. Uang ini masih bisa digunakan karena percaya, apa yang saya lakukan tidak dapat merubah atau mengurangi nilainya. Unag kertas ini tetap uang bernilai 20 dolar.

“ Dalam hidup ini, kita sering merasa dijatuhkan, digilas dan diremehkan akibat keputusan – keputusan yang kita buat atau akibat keadaan yang menimpa kita. Kita merasa tidak berharga. Sebagian orang yang melihat mungkin menganggapnya begitu. Tapi, apa pun yang terjadi atau akan terjadi selalu ingat, Anda tak pernah kehilangan nilai Anda.

Inti kandungan cerita :

 Jangan pernah merendahkan atau menghancurkan diri sendiri karena keadaan atau keputusan yang kita buat, di dunia ini tak ada manusia yang sempurna. Semua orang pernah berbuat salah. Maka cobalah belajar memaafkan diri sendiri.
 Jangan pernah mebiarkan perasaan kita di gerogoti situasi dan scenario yang tak bias kita atur atau kendalikan
 Kita bisa menentukan atau memilah akan merasa seperti apa tak ada orang dan tak ada sesuatu yang bisa membuat kita sedih tanpa seizin kita.

( Sumber : Tabloid Aura )

Jumat, 19 Maret 2010

In the era of globalization where information about the company's health or performance is very important. Where is the company's performance information can be seen from the financial statements. The financial statements of a company can determine the health or good corporate performance in the present and future.
Tool used to explain the financial statements of the company's performance is the financial ratios such as liquidity ratios, solvency ratios, profitability ratios. On the basis of the authors are interested in further examining the company's performance in the form of scientific writing, entitled "Analysis of Company Performance PT. Tunas Jaya Pratama "PT. Tunas Jaya Pratama is a firms engaged in construction services (contractors).
Based on the analysis of financial statements with financial ratios means that the development of PT. Tunas Jaya Pratama less well in the ability to pay short-term debt and long term, while the ability of the company in the payment of capital and profits in the Company experienced a satisfactory development.

Kamis, 11 Maret 2010

COMPANY PROFILE
PT. SUMMITAMA INTINUSA
ASPAL PLANT

PT. SUMMUTAMA INTINUSA
A Brief History and Management Company
The Company was founded in November 1994 as 9th Article of Association No. 13 made olet Nuzwar SH Notary in Jakarta, and has received endorsement minister of justice and human rights Number: C2-11269.HT.01.01.TH.95
It Disampiing company also has several other documents that form license
SIUP: Number: 57-13/SIUP-B/II/2001 Date: 22-February-2001
TDP: Number: 13.01.1.51-12773 Date: 8-April-2003
NPWP: 1.691.461.6-607
API-U: 130100712 Date: March-9-2001
Based on the minutes of shareholders' general meeting no.12 dated 14 May 2003 which was approved by Andi Albertus Drs.Andreas Notary Prajinto Notary in Surabaya management corporate teams are as follows:
Commissioner: Bowie Iskandar, SE
Commissioner: Ine Kusumawati, MSF
Director: Edward Widjaya, MBA
Director: Lincoln Smith, SE

PT. SUMMUTAMA INTINUSA
Organization Chart
Olehh managed company capable management team and assisted by several professional staff to control the day-to-day activities. The composition of the company organizational structure is as follows:


Director :
Head Mechanic
Head of Production
Head of public / administration


Head of Production :
Machine Drum
Rainfall Asphalt
Asphalt Drum
Sak Warehouse

Head of public / administration :
Master Production
Accounting
Personnel
Transportation
Security
Office Boy

PT. SUMMITAMA INTINUSA
Location and Facilities
Location ASPHALT PLANT PT.SUMMITAMA property is located in the village INTINUSA ketapan, kalipuro district, district banyuwangi. Occupied land for office and factory area of 17,215 m2 the following certified waters around the dock area of 40,000 m2 leased from ADPEL Banyuwangi. ASPHALT PLANT Our location is very strategic in the street adjacent to the DEPO protocol owned by PT Pertamina. Pertamina Persero and not far from the port of Ketapang - Banyuwangi.
Facilities ASPHALT PLANT included:
1. Dock with a capacity of 10,000 DWT ship labuh
2. 4 (four) units Stroge Hide tank with 10,000 MT capacity
3. Filling Asphalt Truck Rainfall to Tangky with capacity of 60 trucks per day
4. Factory buildings used for production:
1. Drum plant with a capacity of 1000 drums per day
2. Filling Asphalt Drum Rainfall into a drum with a capacity of 1500 per day
3. Filling Asphalt Rainfall to Sak sak 3000 capacity per day
4. Bridge weigh 50 tons capacity
5. Buildings for storage

PT. SUMMUTAMA INTINUSA
Administrative completeness
Here is a complete administrative approval documents facilities owned by PT. Summitama Intinusa:
1. Asphalt Dealer Appointment Rainfall for the area of East Java distribution (dated 21 May 1990)
2. Approval of Annual Asphalt Terminal development (dated 14 September 1990)
3. Unit Development Approval Drum Asphalt Plant (dated 22 October 1990)
Issued by PERTAMINA

1. Recommendation / Approval of the implementation of RKL and RPL (date 3 May 1993)
2. Assessment of Environmental Impact Analysis (ANDAL) (on 6 oct 1992)
Issued by the Governor tinhkat I Regional Head of East Java

1. Minister of Transportation Decree No. Approval SK.60/AL.106/PHB-99 About Pengelolan Dock for its own sake in the work environment fragrant harbor headlands, To Support the activities of the terminal and Canning Annual Asphalt Asphalt (September 8, 1999)
2. Banyuwangi Regent Decree No. 188/01/HO-GN/429.012/2005 About Permits Act (HO) / Place of Business Replace Asphalt Terminal Name Rainfall (January 17, 2005)

Note : his profile compony made to the task there is no intention to promotional material.

Sabtu, 26 Desember 2009

ETIKA PASAR BEBAS

Pasar bebas adalah system ekonomi yang lahir untuk mendongkrak system ekonomi yang tidak etis dan yang menghambat pertumbuhan ekonomi dengan member kesempatan berusaha yang sama, bebas, dan fair kepada semua pelaku ekonomi. Rasanya sia-sia kita mengharapkan suatu bisnis yang baik dan etis kalau tidak di tunjang system social politik dan ekonomi yang memungkinan untuk itu. Dengan kata lain, betapun etisnya etika pelaku bisnis, jika system ekonomi yang berklaku sangat bertentangan dengan nilai-nilai moral yang dianutnya, akan sangat menyulitkan. Betapa etisnya pelaku ekonomi, kalaupun system yang ada melanggengkan praktek-praktek bisnis yang tidak fair seperti monopoli, kolusi, manipulasi, dan nepotisme secara transparan dan arogan, akan sulit sekali mengharapkan iklim bisnis yang baik dan etis.
Ini berarti, supaya bisnis dapat dijalankan secara baik dan etis, dibutuhkan puluh perangkat hokum yang baik dan adil. Harus ada aturean main yang fair, yang dijiwai oleh etika dan moralitas.
1. Keunggulan moral pasar bebas
Pertama, system ekonomi pasar bebas menjamin keadilan melalui jaminan perlakuan yang sama dan fair bagi semua pelaku ekonomi.
Kedua, ada aturan yang jelas dan fair, dan k arena itu etis. Aturan ini diberlakukan juga secara fair,transparan,konsekuen, dan objektif. Maka, semua pihak secara objektif tunduk dan dapat merujuknya secara terbuka.
Ketiga, pasar member peluanyang optimal, kendati belum sempurna, bagi persingan bebas yang sehat dan fair.
Keempat, dari segi pemerataan ekonomi, pada tingkat pertama ekonomi pasar jauh lebih mampu menjamin pertumbuhan ekonomi.
Kelima, pasar juga memberi peluang yang optimal bagi terwujudnya kebebasan manusia.
2. Peran Pemerintah

Syarat utama untuk menjamin sebuah system ekonomi pasar yang fair dan adil adalah perlunya suatu peran pemerintah yang sangat canggih yang merupakan kombinasi dari prinsip non-intervention dan prinsip campur tangan, khususnya demi menegakan keadilan.

Dengan kata lain, syarat utama bagi terwujudnya system pasr yang adil dan dengan demikian syarat utama bagi kegiatan bisnis yang baik dan etis adalah perlunya suatu pemerintah yang adil juga. Artinya, Pemerintah yang benar-benar bersikap netral dan tunduk pada aturan main yang ada, berupa aturan keadilan yang menjamin hak dan kepentingan setiap orang secara sama dan fair.

Maka siapa saja yang melanggar aturan main akan ditindak secara konsekuen, siapa saja yang dirugikan dak dan kepentingannya akan dibela dan dilindungi oleh pemerintah terlepas dari stastus social dan ekonominya.

Kamis, 19 November 2009

MONEY GAME BERMUNCULAN

Departmen Perdagangan mengungkapkan pertumbuhan perusahaan yang berpraktik money game. Bahkan, diantaranya memohon surat izin usaha penjualan langsung (SIUPL). “Depdag tidak menolerir praktik money game yang bekedok usaha penjualan langsung atau pemasaran berjenjang (Multi Level Marketing/MLM).
MLM adalah bisnis yang memperdagangkan barang, dan memberikan komisi atau bonus kepada anggota atau mitra usaha atau distributor dari hasil penjualan meraka dan dari jaringan di bawahnya.
Sedangkan praktik money game biasanya kalaupun ada produk yang dijual, tetapi sebatas kamuflase. Pemberian komisi kepada anggota bukan dari hasil penjualan barang, melainkan dari jumlah uang yang disetor. Misalnya, anggota yang menyetor uang Rp. 2.500.000 kemudian diberikan produk seharga Rp. 200.000 jika anggota itu berhasil menjual satu produk, maka diberikan bonus Rp. 500.000.
Money game biasanya hanya menguntungkan pada anggota yang bergabung di awal pendirian usaha itu. Jika pasar sudah jenuh dan tidak ada anggota baru yang bisa direkrut, maka anggota terakhir akan mengalami kerugian. Akibatnya perusahaan tidak mampu lagi memperoleh uang untuk membayar sejumlah komisi bagi anggota yang telah terekrut.
Di samping itu Depdag juga berkonsultasi dengan asosiasi MLM jika ada permohonan izin yang dicurigai diminta oleh bisnis money game yang berkedok MLM. Taringan menjelaskan pihaknya tidak dapat melakukan tindakan atas praktik money game yang beroperasi di Indonesia, karena usaha mereka bukan tercakup dalam usaha yang diatur Depdag, atau bahkan dilarang oleh pemerintah.

Diskusi
1. Setujuhkah anda dengan bisnis money game diatas. Uraikan argument anda
2. Evaluasilah argument pihak yang terkait dengan bisnis ini
3. Evaluasilah mengapa bisnis money game bisa tumbuh subur di Indonesia
4. Haruskah bisnis ini dilarang. Jelaskan argument anda dari sudut pandang “bisnis sebagai profesi yang luhur”
5. Bagaiman pandangan anda terhadap prinsip etika bisnis “what is legal is ethical” (asal tidak melanggar hukum ya etis”)
Jawab
1. Tidak, karena yang mendapat keuntungan hanya yang bergabung di awal pendirian saja..
2. Seharusnya pemerintah bertindak dan melarang bisnis money game karena bisnis ini hanya menguntungkan pihak tertentu saja.
3. Karena pemerintah tidak melarang dan membuat peraturan tentang bisnis money game, dan masyarakat Indonesia yang mudah terayu oleh bisnis money game yang dapat memberikan untung tanpa bersusah payah.
4. Ya, Karena bisnis ini hanya menguntungkan pihak tertentu saja. Sesungguhnya prinsip “bisnis sebagai profesi yang luhur” ialah bisnis yang dapat menguntungkan berbagi pihak yang terkait dalam bisnis tersebut.
5. Seseunghnya “what is legal is ethical” (asal tidak melanggar hukum ya etis”) tetapi (Jika tidak melanggar hokum belem tetu etis) karena “Etika bisnis tidak hanya dilihat dari hukum tapi juga dari norma-norma yang berlaku di lingkungan tersebut.(norma kemanusiaan, budaya, agama, dll)

Rabu, 18 November 2009

Free Sex…???

Ngeseks memang enak. Tapi awas kita bisa terjebak disini. Kita bisa terjebak oleh berbagai resiko, seperti kehamilan, penyakit kelamin, Hiv Aids dan yang parahnya kalo kita sampai harus mengalami pernikahan dini. Siapa pun kita pasti ga akan siap mental jika di seusia kita lagi asik-asiknya sekolah/kuliah, gila-gilaan bareng temen, ngembangin hobi, ngejar cita-cita, lagi nyari pasangan yang kita impikan, tiba-tiba kita harus tinggalin semua itu karena kita harus siap merubah kehidupan kita seperti ngurus anak, nyari duit buat beli susu anak, ngobatin anak kalo sakit, dan jika lagi asik-asiknya tidur kita harus bangun karena anak kita ngompol dan lagi enak-enaknya makan anak kita buang air besar (iihh..), ga enak banget kan kalo kaya gitu, semua kesenangan kita masa muda semuanya tinggal kenangan. Dan ada juga gara-gara freesex kita kena penyakit yang ga ada obatnya kita bisa di diskriminasi oleh orang lain, bahkan ada yang baru sekali ngelakuin tiba-tiba udah dipaksa untuk nikah padahal ga tau itu janin siapa.?? Sebelum melakukan freesex kenali dulu resikonya dan kenali pasangan kita, lalu bagaimana dengan komitmentnya, sebab tanpa komitment bakal berujung kerugian, jebakan, dan menghancurkan harga diri

Hari Gini Nge-Drugs Cape Dech…

Frustasi, kecewa, kesepian ini alasan yang sering terucap kenapa kita nge-drugs. Semua manusia pasti ngerasain hal itu tapi bukan cara tepat ngobatin masalah dengan drugs. Mungkin juga diantara kita nge-drugs karena ga enak sama temen dan ada juga yang bilang sebagai konsumsi biar ngedukung kreatifitas (biar dapat ide cemerlang gitu), bahkan ada yang ikut-ikutan sang idola biar dikata fans berat. Sampai kapan kita jadi idola orang lain kalo kita masih mengidolakan dan ikut-ikutan orang lain.? Lagi pula ga lucu kalo kita jadi idola tapi kita dapet ide nyetak ( copy paste ) dari orang lain. Ide cemerlang bukan karena obat tapi karena jiwa yang sehat dan berpikiran luas. Calon idola murni itu murni dari pikiran kita sendiri bukan copy paste dari orang lain. Banyak pemakai yang keliatan lemot, kurus, ga seksi, acak-acakan. ga mao kan penampilan kita seperti itu. Jaman sekarang kita lebih butuh orang yang berpikiran sehat dan yang kelihatan cute, cubby, n manis. Jadi buat apa ngedrugs ( ud ga jaman bro )!!!!

KAMUT ( Kata Mutiara “ SAHABAT” )

S = atu
A = ib
H = anya
A = kan
B = ersih
A = pabila sahabat
T = ak berhianat

Ku mengenalmu dengan satu nama “sahabat”. Ku memahamimu dengan satu renungan. Ku bersahabat bersamamu dengan satu ketulusan. Ku berharap tak akan retak dengan satu kesalahan.

Jiwa pasti sepi tanpa teman, tapi hati akan mati tanpa imam. Hari ini adalah kenyataan, semalam adalah kenangan, dan esok adalah impian.

Bila kesetian telah teruji maka kebahagiaan meski terbukti, bila kasih sayang telah kau mengerti maka perpisahan tak mungkin terjadi.

Ketika sahabat melukaimu tulislah di atas pasir agar terhapus oleh angin, tapi bila sahabat melakukan kebaikan pahatlah di atas batu agar angin tak mampu mrnghapus semuanya.

Ga ada yang lebih menyakitkan dari pada menyakiti seorang sahabat dang a ada yang lebih menyembuhkan dari pada dimaafkan seorang sahabat.

Rabu, 07 Oktober 2009

Macet Lagi Macet Lagi

Jakarta ga lepas dari kata macet. Dimana-mana pasti macet. Sekarang bukan hanya di jalan raya tetapi di gang perumahan karena banyak pengendara mengambil jalan alternative untuk menghindari macet karena sekian banyaknya pengendar mengambil jalan pintas gang perumahan menjadi rame kendaraan dan menyababkan macet juga.

Kemacetan terjadi karena banyaknya kendaraan bermotor tetapi panjang dan lebar jalan sangatlah sempit. Pemerintah sudah menyediakan berbagai macam alternative seperti pelebaran jalan, jalur 3 in 1 (Three in One), disediakannya busway tetapi kenapa Jakarta masih macet .??

Bukan hanya kendaraan yang banyak tetapi para sopir angkot yang sembarangan ngetem mencari penumpang. Tidak hanya ngetem sembarangan tapi kalo udah ngetem jalannya lama banget dan klo jalan ugal-ugalan (sembarangan). Kenapa sopir angkot identik dengan itu. Hal yang seperti inilah membuat orang segan naik angkot karena jika orang tersebut sedang terburu-buru tetapi karena angkot tersebut lama orang jadi kesal dan akan males naik angkot sehingga orang akan menggunakan kendaraan pribadi karena merasa lebih nyaman, Karena hal tersebutlah jumlah kendaraan pribadi di Jakarta semakin banyak karena pengguna jalan merasa jumlah kendaraan tidak dibatasi dan tidak adanya kendaraan umum yang memadai.

PERSAINGAN REKAN KERJA

Dalam setiap lingkungan kerja pasti ada persaingan dalam memperebutkan kedudukan yang lebih tinggi atau persaingan untuk mencapai hasil yang lebih baik. Hal ini lumrah dan sangat baik untuk sebuah kemajuan perusahaan karena setiap orang akan memberikan kontribusi yang baik dan menonjol bagi Perusahaan. Tetapi Mengapa dalam memperebutkan suatu kedudukan tersebut ada saja orang-orang yang tidak dapat bersaing secara sehat dengan melakukan hal-hal yang negative seperti mencari muka di depan atasan dengan cara menjelek-jelekan rekan kerja, serta melakukan hal-hal yang curang untuk menyingkirkan seseorang yang dianggap menjadi pesaing bisnis dalam mencapai tujuannya. Hal inilah yang dapat merugikan banyak pihak. Bukan hanya orang lain yang rugi tetapi juga kita yang menjatuhkan, Rekan kerja kita yang lain yang mengetahui hal itu pasti akan enggan berteman dengan kita. Serta orang yang kita rugikan sangatlah terpukul, dia akan mengalami hidup yang sulit karena dia kehilangan pekerjaannya dan dia tidak dapat lagi memberikan nafkah kepada keluarganya lagi, anak-anak mereka terancam putus sekolah, bagaimana jika mereka sampai putus sekolah bagaimana meraka mencapai citi-cita meraka.

Mengapa hal ini dapat terjadi.???
Mengapa kita “Susah melihat orang lain Senang dan Senang melihat orang lain Susah”

Kita tanya pada diri kita sendiri, Apakah kita mempunyai hati nurani yang dapat bersaing secara sehat dan dapat menerima kekalahan.??? Apa kita mempunyai etika persaingan yang baik.???

Bagaimana jika itu terjadi pada kita, Jika kita yang disingkirkan dengan tidak baik pasti kita sangat kesal, kita kehilangan pekerjaan, Bagaimana persaan kita jika ternyata yang menjatuhkan kita itu adalah teman kerja kita yang sangat dekat dengan kita.???

Perilaku tidak baik ini dapat hilang dan tidak terjadi dalam lingkungan kerja kita, jika kita dapat menerima kekalahan dan kita senang melihat orang lain sukses serta mempunyai rasa kekeluargaan dan saling membantu dalam mencapai kemajuan perusahaan. Sesungguhnya segala sesuatunya baik rezeki, jodoh, hidup dan mati kita itu sudah diatur oleh Allah Maha Kuasa. Kita terima segala sesuatunya dengan ikhlas pasti kita akan mendapatkan yang lebih baik jika kita pandai mensyukuri segala rezeki yang diberikan oleh Allah Yang Maha Pengasih.

Jika kita sudah mendapat kesuksesan janganlah kita menjadi sombong dan lupa terhadap teman-teman seperjuangan kita karena bantuan merekalah kita dapat meraih kesuksesan.

Senin, 05 Oktober 2009

Jasa konsultasi Skripsi: Disyukuri atau Dikutuk

Jasa konsultasi skripsi tumbuh bak jsmur. Semula jasa semacam itu diberikan secara perseorangan dan diam-diam antara teman. Kegiatan antar teman meningkat menjadi kegiatan "profesional" yang berbentuk usaha yang mengiklankan di koran. usahanya tentu mempunyai modal dasar yaitu kumpulan skripsi yang mencakupi berbagai bidang studi dan topik, jurnal (kopian dan asli),dan basis data. Mahasiswa tidak perlu mencari data yang diperlukan tinggal membeli data siap olah. Peminat dapat membeli skripsi dengan judul apapun dan skripsi tadi diantar kerumah.
Bisnis ini semakin menggiurkan karena banyk pejabat, mantan pejabat, eksekutif, atau pebisnis bahkan selebritis yang mengambil program S3 yang sebenarnya tidak punya waktu atau motivasi belajar untuk merenung atau tidak mempunyai kemampuan menulis sehingga tidak ada cara lain kecuali memanfaatkan jasa tersebut. Peserta program S3 yang berduit konon membentuk tim sukses dari kalangan akademik untuk menyelesaikan disertasi dengan bayaran yang mendorong akademis melanggar integritas akademik.
Bisnis ini ternyata mempunyai perpustakaan berupa ratusan skripsi, tesis, dan disertasi. Jasa yang diberikan antara lain sekedar memfotokopi skripsi yang sesuai dengan topik sampai membuatkan skripsi tersebut (mengetikkan proposal, menyarankan jawaban atas pertanyaan pembimbing, merevisi sampai skripsi disetujui, menjilidkan, dan latihan ujian pendadaran). Beberapa pemberi jasa memberi garansi “DIJAMIN SAMPAI LULUS.” Ketika ditanya apakah jasa semacam itu tidak menimbulkan hal yang kurang baik dan etis dalam kontesk pendidikan nasional dan tujuan penulisan skripsi, seorang pemberi jasa mengatakan : “nyatanya banyak yang datang ke saya dan tidak ada peraturan yang melarang.
Seorang pengguna jasa yang telah lulus sebagai seorang sarjana mengakui:"Saya memang menggunakan jasa konsultan karena mudah ditenui dan dihubungi. Konsultasinya juga enak dan lebih baik dari dosen pembimbing saya. Setelah saya konsultasi dengan jasa pembimbing, saya mendapat pengarahan yang baik bahkan setengahnya dibuatkan saran-saran perbaikan. Saya juga belajar banyak dari pemberi jasa. setelah saya ajukan ke dosen pembimbing, ternyata dosen saya terkesan dan mengACCSkripsi saya.Mahasiswa pengguna jasa yang masih menyusun skripsi mengatakan: "Mengapa harus repot-repot nulis skripsi. Yang penting jadi dan lulus karena skripsi tidak dibutuhkan dalam pekerjaan.
Para dosen yang dimintai tanggapan mengenai hal ini menyatakan bahwa meraka tidak mempunyai cara mengecek apakah skripsi merupakan hasil pekerjaan menyontek atau hasil pembmbingan komersial pokoknya. kalau mahasiswa daprt menjelaskan dengan baik apa yang ditulisnya para dosen sudah cukup puas debngan skripsi tersebut.
seorang dosen menyatakan: "saya tidak setuju adanya skripsi. Skripsi hanya membebani dosen. Yang relistik saja, saya tidak mungkin membimbing 10-15 mahasiswa dalam satu semester dan kalu tidak selesai dalam satu semester pekerjaan makin menumpuk. karena dipaksakan, akhirnya apapun yang diajukan mahasiswa saya setuju saja."